Rabu, 30 September 2015

Kisah Inspiratif Hj. Siti Aminah percetakan Buku Pelajaran Terbesar di Indonesia

Biografi Hj. Siti Aminah – Pemilik Tiga Serangkai Group (Jaringan Percetakan Buku Pelajaran Terbesar Di Indonesia).

Hj. Siti Aminah

Sebuah hal besar diawali dari hal yang kecil. Mungkin ungkapan itulah yang pas untuk menggambarkan apa yang telah diraih Hj. Siti Aminah melalui Tiga Serangkai Group. Awalnya hanya mengisi waktu luang dengan mengumpulkan soal-soal ujian dan materi yang diberikan pada muridnya 45 tahun lalu hingga menuai hal besar. PT. Tiga Serangkai yang dipimpinnya kini tak hanya di bidang percetakan namun juga merambah ke berbagai sektor usaha seperti produksi alat-alat tulis, perdagangan, mesin cetak, toko buku, bengkel otomotif, pengadaan bahan kimia untuk keperluan cetak, perdagngan kertas dan terakhir membuka pasar swalayan Goro Assalam.

Sebenarnya bagaimana sosok ibu yang sederhana ini, berikut ini adalah biografi Hj. Siti Aminah, Pemilik Tiga Serangkai Group. Aminah dilahirkan di Losari, Pacitan pada tahun 1939. Pacitan adalah daerah yang sangat tandus sehingga masyarakatnya harus berjuang dengan tekun guna menang menghadapi hidup. Aminah adalah anak kyai sekaligus guru di daerahnya. Ia disekolahkan di MI. Ketika lulus sekolah menengah atas, ia dijodohkan dengan Abdullah yang asli Solo.

Awal Usaha

Pada awalnya, Aminah dan Abdullah adalah seorang guru SD. Mereka berdua melihat bahwa cara mengajar di SD ada yang kurang, guna meningkatkan kualitas mengajar akhirnya mereka mengumpulkan bahan yang diajarkan ke murid mulai kelas satu hingga kelas enam. Mereka juga mengumpulkan soal-soal yang pernah diberikan ke murid. Kemudian mereka membukukannya menjadi diktat. Mereka kemudian memesan mesin stensilan dari Solo. Terwujudlah satu buku yang dapat diberikan ke anak didik.

Hasil cetakannya ini banyak yang meminatinya. Tidak hanya murid yang tertolong dalam belajar, rekan gurupun juga banyak yang akhirnya memesan buku yang awalnya berjudul Himpunan Pengetahuan Umum (HPO) itu. Aminah melihat ini sebagai peluang bisnis.

Ia kemudian berfikir jika tetap tinggal di Pacitan, ia sulit untuk berkembang. Akhirnya Aminah dan keluarga pindah ke Wonogiri. Di sana Aminah tetap berprofesi sebagai guru, selain itu beliau juga membuka toko buku pelajaran yang diambil dari toko buku tiga di Solo. Di dinding warungnya tertempel tulisan Agen Toko Buku Tiga. Ketika tokonya menunjukkan kemajuan, ia diingatkan oleh pemilik Toko Buku Tiga, Wie Sang Giem, agar merobah nama tokonya karena khawatir akan dikenakan pajak tambahan. Akhirnya agen toko buku tiga milik Aminah berubah nama menjadi “Toko Tiga Serangkai”.

Saat di Wonogiri, akses kendaraan sangat susah, hanya truk gamping saja yang bisa masuk. Mereka kemudian pindah ke Solo pada tahun 1969, di Solo usaha mereka semakin maju. Aminah tetap menjalankan profesinya sebagai guru. Mereka menempati area Kampung Penumping dan akhirnya pindah ke JL. Dr. Soepomo yang kemudian menjadi pusat pengendalian bisnis kelompok Tiga Serangkai.

Untuk lebih fokus menekuni bisnis buku pelajaran, akhirnya Aminah dan Suami memilih untuk keluar dari menjadi guru SD. Mereka kemudian membeli kios di kawasan Pasar Ngapeman. Karena permintaan buku pelajaran semakin banyak akhirnya mereka tertantang untuk mencetak buku sendiri. Buku yang kemudian di cetaknya adalah Himpunan Pengetahuan Alam (HPA), Sari Bumi Indonesia (SBI), Sari Hayati (SH), dan Intisari Bahasa Indonesia (IBI). Dari situlah usahanya mulai berkembang.

Perkembangan usaha buku Tiga Serangkai tidak selalu berjalan mulus. Ada saja cobaannya. Sistem dagang tiga serangkai yang sangat sederhana yaitu penawaran diskon sampai 30% kepada grosir dan toko buku harus menemui tantangan saat penerbit lain potong kompas melakukan direct selling langsusng menjual ke sekolah-sekolah. Apalagi saat tahun 1987 adalah booming penerbit buku, Banyak penerbit yang melakukan direct selling. Dari sini Tiga Serangkai sempat menghentikan sistem grosir selama dua tahun. Tiga Serangkai harus berbenah, mereka memperkuat armada pemasarannya dengan direct selling juga.

Tantangan baru muncul lagi, adanya kebijakan buku pelajaran hanya berlaku lima tahun membuat semua penerbit termasuk tiga serangkai harus diversifikasi ke buku anak-anak dan umum. “Setiap perubahan harus disikapi dengan jiwa besar. Kami harus berbenah. Yang penting tidak boleh putus asa, harus tetap dinamis dan inovatif.” Tegas Aminah.

Untuk menjawab tantangan jaman, Tiga serangkai yang awalnya adalah perusahaan keluarga dirubah menjadi perusahaan yang lebih profesional. Tiga Serangkai melakukan rasionalisasi terhadap karyawan, bukan mem-phk mereka tapi lebih ke memberi kesempatan menjadi mitra Tiga Serangkai. Dari sini akhirnya muncul usaha dari mantan karyawan untuk membuat LKS, kursus komputer dan sebagainya.

Leading by Example

Menurut karyawan sosok Aminah memang pantas untuk dijadikan teladan. Tidak seperti presiden komisaris lainnya, setiap hari Aminah selalu kekantor. Baginya bekerja telah menjadi bagian hidupnya. Meski semua sudah diserahkan ke anak-anaknya tapi di katorah dahulu ia menghabiskan waktu bersama alm. Suaminya membesarkan Tiga Serangkai. Bahkan disuianya yang sudah 66 tahun beliau masih sanggup melakukan outbound training di Cemoro Sewu lereng Gunung Lawu diatas Danau Sarangan.

Sosok yang tidak suka dipublikasikan karena takut riya’ ini mampu berperan sebagai pemimpin dan ibu bagi karyawannya. Dengan menjadi Leading by Example, ia tetap menjadi sosok yang friendly, rendah hati, dan mampu mengambil keputusan tertentu dengan sikap bijaksana. Budaya yang ditanamkan adalah dengan keyakinan sehingga memiliki satu visi yang sama.

Aminah sangat bersyukur pada Alloh atas apa yang dicapainya. Beliau sadar bahwa hidup di dunia hanya sebentar sehingga harus ada nilai ibadah dari setiap apa yang dilakukannya. Termasuk dalam memimpin Tiga Serangkai Group sehingga menjadi kerajaan bisnis yang menggurita di tanah air. Semoga kita juga bisa meneladani beliau, Hj. Siti Aminah.

ADAM KHOO, MOTIVATOR TERSUKSES SINGAPURA YANG DIANGGAP BODOH

Biografi Adam Khoo-Motivator Tersukses Singapura Karena Dianggap Bodoh

Biografi Adam Khoo

Adam Khoo adalah seorang motivator termuda dan tersuskses di Singapura. Ia dilahirkan pada tanggal 8 April 1974 di Singapura dengan nama lengkap Adam Khoo Yean Ann. Adam Khoo awalnya adalah anak yang di anggap bodoh oleh guru-gurunya di sekolah. Semasa SD ia selalu berada di urutan terakhir rangking kelasnya. Ia bahkan merasa sangat frustasi karena gelar “anak bodoh “ tersebut. Untuk menghibur dirinya, ia biasanya menghabiskan waktunya dirumah dengan bermain game atau menonton televisi. Ber-jam jam ia habiskan waktunya di depan layar televisi.

Karena selalu bermain game dan tidak pernah belajar, nilainya disekolah semakin terpuruk. Adamm Khoo kemudian di DO dari sekolahnya. Ia kemudiann mendaftar di sekolah dasar terburuk di Singapura.

Ketika akan memasuki masa sekolah menengah ia tidak diterima oleh hampir semua SMP di sana karena nilainya yang buruk. Hanya ada satu SMP yang akhirnya menerimanya itupun SMP yang terburuk di Singapura. Hobi Adam Khoo dalam bermain game semakin menjadi-jadi bahkan ia seperti kecanduan jika semenit saja tidak bermain game. Prestasinya di sekolah juga sangat buruk. Coba difikir, ia mendapar rangking sepuluh terakhir di SMP yang paling buruk di Singapura. Orang tuanya pun bingung harus bagaimana. 

Namun orang tuanya tidak kehabisan akal. Orang tuanya tetap percaya bahwa suatu saat anaknya pasti berubah jadi anak pandai. Adam seperti ini karena ia kehilangan kepercayaan dirinya saat SD karena diolok-olok “anak bodoh” oleh guru dan temannya. Orang tuanya yakin sebenarnya Adam adalah anak pandai namun ia belum tumbuh rasa tanggung jawab dan rasa ingin berprestasi di dirinya sehingga waktunya dibenamkan dengan main game saja.

Mengikuti Pelatihan Enest & Young

Pada umur 13 tahun, ibunya mengikutkannya Camp yang diadakan oleh Ernest & Young yaitu suatu program Neuro Linguistic Program atau NLP dan juga program Accelerated Learning. Di program ini, Adam Khoo diberikan kesadaran bahwa setiap orang itu awalnya pandai setiap orang ber hak untuk sukses dan berprestasi, hanya karena belum tumbuh rasa percaya diri saja yang membuat orang tersebut tidak berusaha maksimal sehingga juga kurang dalam berprestasi.

Program tersebut juga mengajari bagaimana cara belajar yang efektif. Adam Khoo sangat terkesima dengan pelatihan tersebut. Ia mendapat banyak manfaat dari program tersebut termasuk cara belajar yang smart. Adam Khoo mulai mempraktekkan program tersebut. Awalnya ia membuat deklarasi untuk dirinya bahwa ia akan masuk Victorio Junior College yaitu SMU terbaik di Singapura saat itu. Ia juga mendeklarasikan bahwa dirinya akan terus menjadi rangking satu di sekolah tersebut. 

jadi murid yang pintar dan masuk di sekolah favorit, lha wong di sekolah yang terjelek saja ia masih ranking 10 dari bawah. Namun Adam tidak ambil pusing. Ia semakin tertantang untuk membuktikan bahwa dirinya bisa memenuhi targetnya.

Mulai saat itu Adam sudah tidak lagi menghabiskan waktunya bermain game. Ia lebih tekun belajara dengan metode yang telah diajarkan oleh Ernest & Young. Adam sering membuat coretan-coretan di bukunya untuk membuat peta konsep. Teman-teman lain yang mengetahui cara Adam Khoo mencatat pelajaran dengan menggunakan gambar menertawakannya, mereka mengira Adam bermain-main saat jam pelajaran. Namun Adam tidak menggubrisnya.

Saat kelulusan pun tiba. Adam Khoo menjadi lulusan terbaik dengan nilai A semua. Ia juga diterima di Victoria Junior High School sesuai impiannya. Di sekolah terbaik ini prestasi Adam semakin bersinar. Ia selalu mendapat A dan mendapat ranking pertama di sekolahnya bahkan ia juga masuk di perguruan tinggi favorit di Singapura dan menjadi lulusan terbaik dari perguruan tinggi tersebut.

Setelah lulus dari universitas ia pun mulai terjun di dunia bisnis. Di dunia bisnis pun ia tetap menorehkan prestasinya. 

Di usia yang ke 26 tahun ia telah memiliki empat bisnis pelatihan dan investasi dimana omset pertahun nya mencapai US$ 20 juta , Jika di rupiahkan kira-kira 200 miliar rupiah. Wow jumlah yang fantastis. Tapi itu adalah omset, jika dihitung laba bersihnya minimal 20 % saja berarti dalam setahun ia memperoleh penghasilan 40 miliar per tahun atau 4 miliar per bulan. Itu jika asumsinya dia memperoleh laba 20 % dari omset, tetapi jika bisnisnya adalah pelatihan dan investasi setahu penulis labanya minimal 50%. Yah... hitung sendirilah. Klien-klien Adam Khoo juga bukanlah orang sembarangan, bukan saja orang berduit namun juga orang yang memiliki kedudukan dan kekuatan misal top manager perusahaan asing.

Itulah biografi Adam Khoo, seorang anak yang awalnya di cap bodoh dan dianggap gagal dalam hidupnya namun justru malah menjadi seorang yang sukses luar biasa. Dimana kesuksesannya tidak disangka-sangka oleh para teman-temannya dahulu.

Adam Khoo dan Keluarga

Semoga pembaca bisa memetik pelajaran dari kisah sukses Adam Khoo dan bagi yang sudah punya anak jangan sekali-kali mengatai anaknya bodoh. Karena doa orang tua ijabahnya seperti doa Nabi, pasti dikabulkan. Teruslah berdoa yang baik untuk anak kita, walau lingkungan mengatakan sebaliknya sekalipun jangan pernah mngecap anak sendiri gagal. Terus berdoa dan berusaha untuk diri kita dan anak turun kita agar mencapai  kualitas hidup yang jauh lebih baik dari saat ini. Amin.

Ada tiga hal yang kita bisa petik dari Biografi Adam Khoo diatas, yaitu :

1.Adam Khoo mengenali apa sebenarnya yang ia mau dalam hidupnya.

2.Adam Khoo menentukan tujuan yang jelas.

3.Adam Khoo yakin bahwa dirinya bisa mencapai tujuannya.

4.Adam Khoo melakukan aksi yang tepat untuk mencapai keinginannya dan tujuannya.

5.Selalu berdoa pada Tuhan agar diberi kemudahan untuk segala proses yang dilalui.

Jumat, 25 September 2015

GAGOAN PANINGGAHAN, EUROPEAN-STYLE SCENIC SPOT

      Suhefriandi

( The Integrated Boarding School of Serambi Mekkah Padang Panjang )

     Gagoan Paninggahan, a Natural beauty that is attached by God Ta'alla in a district that consists of two villages (Paninggahan & Nagari Nagari Muara Pingai) A classy spot of Europe ..

      Paninggahan within 22 km from the center of Solok District and 91 km from the city of Padang where the provincial government center is located. Area lying north side Solok Regency This can be achieved through several entrances. First, from the center of the town of Solok district or continue to Sumani-Saningbakar- Muaro Pingai- Paninggahan or both continue the journey of the first alternative was a little spin and further through Singkarak- Batutaba- kacang, Omblin continue to turn left at Simpang Payo- Malalo- Paninggahan.

        As well as that of the direction of Padang-Pariaman or Bukitinggi- Padang Panjang turn right at Simpang Payo-Malalo- Paninggahan. Singkarak lake is located alongside the access roads make the area Paninggahan circular can be breached through several directions entrance course. And if you want and the available means of water transportation, to get to Paninggahan and the surrounding area can also be done via the waterway Sigkarak Lake.

        Paninggahan has an area of ​​95.50 km2 divided into six regions ellipse; Subarang, Parumahan, Kotobaru- Tambak, Kampung Tangah , Gando and Ganting Padang Palak. An area of ​​95.50 km2 was used for rice cultivation 579 ha and 2,700 ha of degraded land. The rest of the land area of ​​6253 ha can be expected to use as residential, farm / shifting cultivation, community forest / village, state forests, dam / pool / pond.

       Paninggahan has a natural boundary area includes; North of Tanah Datar Regency, East side is bordered by Singkarak Lake, the south with Muaro Pingai and the west bordering the Padang Pariaman district.

       Astronomically, this area was at 0.310 to 1.450 LS, 100.250 to 101.410 BT. Undulating landscape with a stretch of hills from the ranks of the mountain chain. As with other areas in tropical Indonesia, Paninggahan located at an altitude of 400-600 meters above sea level. Air temperature indicates the temperature was 190 - 280C. The average temperature reaches 220 C, with an average humidity of 83%.

Based on the author explain above, it is easy to get to Gagoan,  the area is very beautiful, there is no reason for us not to visit the area recently very crowded in the visit by the local tourists from various regions in Indonesia, and became Tranding Topics in Social Media. , an area Owns Tourism Spot Height of the European class .. yes .. Gagoan Paninggahan, Tourism Spot Europe ..

Paninggahan gagoan, located in the Altitude being of average height hill mountain chain lined up around the area ... A spot .. Tourism is still Natural was among the rocks that are there, the gentle breeze blowing softly, standing on a cliff between the hill high and very deep ravine, presented a very broad view of reeds, view Lake Singkarak look full, trees tens of meters of her High on a hill next as if it were tens of kilo meters is under the soles of our feet .. It's scenery is very beautiful .. a moment can give a sense of Relaxation in our minds .. Allahu Akbar ... Really beautiful His creation

Spot is in this European-style, as if we were not in this beloved country Indonesia, is as if the place is like a filming Lord of the Ring .. we are on the corner of a barren hill, while around us there are hills are green with a very dense forest ... It is very remarkable ...

We hope that the Government (central, provincial, district, Nagari) Ability to manage and develop the beauty of grace that has been given by God Ta'alla this very well ..

message to people around Paninggahan, please keep the cleanliness of this tourism spot, lest levy any charges .. There should be no levy any fees on visitors ... let every visitor to enjoy the beauty of this Natural ...

" GAGOAN PANINGGAHAN " SPOT PEMANDANGAN ALA EROPA "

Suhefriandi
( Pesantren Terpadu Serambi Mekkah )

      Gagoan Paninggahan, sebuah keindahan Alam yang diletak kan oleh Allah Ta'alla di sebuah kecamatan yang terdiri dari dua nagari ( Nagari Paninggahan & Nagari Muara Pingai ) Sebuah spot berkelas Eropa..

       Paninggahan berjarak 22 Km dari pusat Kabupaten Solok dan 91 Km dari kota Padang dimana pusat pemerintahan propinsi berada. Daerah yang berada disebelah Utara Kabupaten Solok ini dapat dicapai melalui beberapa pintu masuk. Pertama,dari pusat kabupaten atau kota Solok terus ke Sumani-Saningbakar- Muaro Pingai- Paninggahan atau kedua meneruskan perjalanan dari alternatif pertama itu sedikit berputar dan lebih jauh melalui Singkarak- Batutaba-Kacang- Omblin terus belok kiri di Simpang Payo- Malalo- Paninggahan. Begitupun kalau dari arah Padang-Pariaman atau Bukitinggi- Padang Panjang belok kanan di Simpang Payo-Malalo- Paninggahan. Berada dipinggir danau Singkarak dengan akses jalan melingkar menjadikan daerah Paninggahan dapat diterobos melalui beberapa arah pintu masuk tentunya. Dan kalau mau dan tersedia sarana transportasi air, untuk menuju Paninggahan dan daerah sekitarnya juga dapat dilakukan melalui jalur air Danau Singkarak.

         Paninggahan memiliki luas wilayah 95,50 Km2 terbagi kedalam enam wilayah jorong; Subarang, Parumahan, Kotobaru-Tambak, Kampung Tangah, Gando dan Ganting Padang Palak. Wilayah seluas 95,50 Km2 itu dimanfaatkan untuk areal persawahan 579 ha dan lahan kritis 2.700 ha. Sisa lahan seluas 6.253 ha dapat diperkirakan pemanfaatannya sebagai pemukiman, ladang/huma, hutan rakyat/nagari, hutan negara, tebat/kolam/empang.

          Paninggahan memiliki batas alami wilayah meliputi; sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar, Sebelah Timur Berbatasan dengan Danau Singkarak, sebelah Selatan dengan Muaro Pingai dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Padang Pariaman.

         Secara astronomis, daerah ini berada pada 0,310 – 1,450 LS, 100,250 – 101,410 BT. Bentangan alam yang bergelombang dengan hamparan bukit dari jajaran bukit barisan. Seperti wilayah lainnya di Indonesia yang beriklim tropis, Paninggahan berada pada ketinggian 400-600 meter diatas permukaan laut. Suhu udara menunjukkan sedang dengan temperatur 190 – 280C. Suhu rata-rata mencapai 220 C, dengan kelembaban rata-rata 83%.

Berdasarkan penyelasan penulis diatas, sangat mudah untuk menuju ke daerah sangat Indah ini, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengunjungi daerah yang baru baru ini sangat ramai di kunjungi oleh para wisatawan lokal dari berbagai daerah di Indonesia, dan menjadi Tranding Topik di Media Sosial.. sebuah daerah yang Memiliki Spot Pariwisata Ketinggian sekelas Eropa.. ya.. Gagoan Paninggahan, Spot Pariwisata  Eropa..

Gagoan Paninggahan ini, berada di Ketinggian sedang dari rata rata ketinggian Bukit bukit barisan yang berjejer mengitari daerah ini... Sebuah spot Pariwisata yang masih Alami.. berada diantara bebatuan yang ada disana, tiupan Angin yang sepoi sepoi, berdiri di Antara tebing bukit yang tinggi dan jurang yang sangat dalam, disuguhkan pemandangan ilalang yang sangat luas, Pemandangan danau Singkarak yang terlihat penuh, pohon pohon puluhan meter Tinggi nya di bukit sebelah seolah-olah berada puluhan kilo meter berada di bawah telapak kaki kita.. Sungguh Pemandangan yang Sangat indah.. Sejenak mempu memberikan rasa Relaxasi dalam fikiran kita.. Allahu Akbar... Sungguh indah ciptaan-NYA

Berada di Spot ala Eropa ini, seolah olah kita tidak sedang berada di Negara Indonesia Tercinta ini, Seolah olah tempat ini seperti tempat Pembuatan film Lord of The Ring.. kita berada di sudut sebuah bukit yang tandus, sedangkan sekeliling kita ada bukit bukit yang hijau dengan hutan yang sangat lebat... Sungguh Sangat luar biasa...

Kita berharap, Pemerintah ( pusat, Provinsi, kabupaten, Nagari ) Mampu mengelola dan mengembangkan anugerah keindahan yang telah diberikan Oleh Allah Ta'alla ini dengan sangat baik..

Pesan untuk warga sekitar Paninggahan, tolong jaga kebersihan spot Pariwisata ini, jangan ada Pungutan pungutan apapun.. Jangan ada pungutan pungutan apapun pada pengunjung... biarkan setiap pengunjung menikmati keindahan Alam ini...

Senin, 21 September 2015

SEMUANYA TENTANG WAKTU

Tepat waktu

Lebih baik datang 3 jam lebih awal daripada terlambat 1 menit.
William Shakespeare

Waktu merupakan guru terbaik

Waktu merupakan penasihat paling bijak yang pernah ada.
Pericles

Waktu merupakan sekolah tempat kita belajar, waktu merupakan api yang kita bakar.
Delmore Schwartz

Anda tidak membuang-buang waktu jika anda menghabiskan waktu anda dengan bijak.
Rodin

Seiring berjalannya waktu, waktu mengajarkan anda banyak hal.
Aeschylus

Sejarah membuat manusia menjadi bijaksana.
Francis Bacon

Gunakan waktu anda dengan bijak

Waktu adalah sesuatu yang paling kita inginkan, namun sesuatu yang kita gunakan paling buruk.
William Penn

Orang rata-rata tidak mempedulikan waktu yang ada, sementara orang yang bijak menggunakan waktu dengan baik.
Shoppenhauer

Waktu = kehidupan; oleh sebab itu, sia siakan waktu dan hidup anda, atau kuasai waktu dan hidup anda.
Alan Lakein

Jangan dibodohi oleh kalender. Kalender hanya berisi jumlah hari dalam satu tahun yang bisa anda gunakan. Seseorang bisa memperoleh 1 minggu yang berharga dalam waktu 1 tahun, sementara orang lain memperoleh 1 tahun yang berharga dalam waktu 1 minggu.
Charles Richards

Kuncinya terletak bukan pada bagaimana anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu anda.
Stephen R. Covey

Orang awam hanya berpikir bagaimana cara menghabiskan waktu. Orang-orang besar berpikir bagaimana cara menggunakannya.
Author Unknown

Ambil keputusan untuk tidak pernah tinggal diam. Orang tidak akan pernah mengeluh membutuhkan waktu lebih jika ia tidak pernah kehilangan waktu. Banyak hal yang bisa kita raih jika kita selalu bekerja melakukan sesuatu.
Thomas Jefferson

Gunakan waktu sebaik mungkin, jangan lewatkan kesempatan yang ada.
William Shakespeare

Saat ini, sama seperti saat-saat yang lain, merupakan waktu yang berharga, jika kita tahu apa yang harus kita lakukan dengan waktu yang ada.
Ralph Waldo Emerson

Seseorang yang berani membuang waktu 1 jam dari hidupnya bukanlah seseorang yang menghargai kehidupan.
Charles Darwin

Apakah anda mencintai kehidupan? Jangan membuang-buang waktu, karena waktu merupakan bagian terpenting dalam hidup anda.
Benjamin Franklin

Jika anda sudah berhasil memanfaatkan waktu, anda akan memahami fakta bahwa kebanyakan orang salah menilai hal-hal yang bisa mereka selesaikan dalam waktu 1 tahun – dan menyepelekan apa yang bisa mereka peroleh dalam waktu 10 tahun.
Anthony Robbins

Periksa kembali prioritas anda

Jika anda ingin memanfaatkan waktu anda sebaik mungkin, anda harus mengetahui hal-hal yang menjadi prioritas anda dan melakukan hal yang terbaik untuk mencapainya.
Lee Iacocca

Tidaklah cukup untuk menyibukkan diri anda; semut pun sibuk. Pertanyaan nya adalah, apa yang menyibukkan anda?
Henry David Thoreau

Perhatikan hal-hal kecil

Gunakan setiap menit yang ada dan setiap jam akan menjadi sangat berharga.
Lord Chesterfield

Anda sedang menulis kisah hidup anda melalui setiap momen yang anda lalui.
Doc Childre and Howard Martin

Lakukan beberapa hal saja

Melakukan 2 hal bersamaan sama artinya dengan tidak melakukan sesuatu.
Publius Syrus

Seseorang tidak bisa melibatkan diri dalam terlalu banyak urusan: sama halnya jika anda mencoba menahan labu dalam air, satu-persatu labu akan bermunculan sementara anda mencoba menahan yang lain di dalam air.
Peribahasa Cina

Fokuskan diri pada masa kini

Jangan pernah membiarkan hari yang sudah lalu menyita hari anda.
Richard H. Nelson

Saya tidak memikirkan masa lalu. Satu-satunya hal yang penting adalah saat ini yang sedang anda jalani.
W. Somerset Maugham

Yang terpenting adalah bagaimana anda memanfaatkan waktu anda saat ini. Jika anda merasa jenuh dengan bagaimana anda menghabiskan waktu anda, maka ubahlahkebiasaan anda.
Marcia Wieder

Sadari bahwa di saat ini, anda sedang berkarya. Anda menciptakan momen anda selanjutnya. Itulah kenyataannya.
Sara Paddison

Waktu untuk bertindak adalah saat ini. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu.
Carl Sandburg

Anda tidak bisa menunda-nunda melakukan kebaikan, karena anda tidak akan pernah tahu jika anda terlambat melakukannya.
Ralph Waldo Emerson

Apakah ini saat yang tepat atau tidak tepat, hanya itulah waktu yang kita miliki.
Art Buchwald

Hari ini adalah awal yang baru.
Tuhan telah memberi saya hari ini untuk saya gunakan sebaik mungkin.

Saya bisa menyia-nyiakan waktu saya atau menggunakannya untuk kebaikan.

Apa yang saya lakukan hari ini penting karena saya menukarkan 1 hari hidup saya untuk hal tersebut.

Jika esok tiba, hari ini akan hilang selamanya, meninggalkan sesuatu di dalam nya sesuatu yang telah saya lakukan.

Saya ingin meraih sesuatu pada hari itu, bukan kehilangan sesuatu; kebaikan bukan keburukan; kesuksesan bukan kegagalan; agar saya tidak menyesali harga yang saya bayar untuk memperolehnya.
Author Unknown

Waktu yang anda lalui tidak akan pernah anda peroleh kembali

Ia memiliki kehidupan yang panjang dan bermakna; dan waktu yang tidak dimanfaatkan merupakan kerugian.
Thomas Fuller

Seseorang yang selalu berduka adalah seseorang yang menghabiskan waktu.
Dante

Kerugian materi dapat digantikan dengan industri, kerugian pengetahuan dengan belajar, kehilangan kesehatan dengan kendali diri sendiri atau obat-obatan, namun waktu yang kita lewati akan hilang selamanya.
Samuel Smiles

Uang dapat saya peroleh atau lepaskan. Namun waktu adalah sesuatu yang tidak bisa saya peroleh. Sehingga saya harus menghabiskan waktu saya dengan bijak.
Author Unknown

Satu hal yang tidak bisa anda daur ulang adalah waktu yang terbuang.
Author Unknown

Waktu yang hilang tidak akan pernah ditemukan lagi.
Author Unknown

Pentingnya waktu

Satu-satunya hal yang menjadi milik kita sepenuhnya adalah waktu; bahkan seseorang yang tidak memiliki apapun pasti memiliki waktu.
Baltasar Gracian

Waktu adalah hal paling berharga yang bisa dimanfaatkan oleh seseorang.
Theophrastus

Waktu adalah uang.
Benjamin Franklin

Memperoleh waktu sama artinya dengan memperoleh semuanya dalam hal percintaan, perdagangan, dan perang.
John Shebbeare

Sampai anda menghargai diri anda sendiri, anda tidak bisa menghargai waktu yang anda miliki. Sampai anda menghargai waktu yang anda miliki, anda tidak bisa menggunakan waktu dengan baik.
M. Scott Peck

Sumber daya terbaik anda adalah waktu anda.
Brian Tracy

Anda tidak bisa membunuh waktu tanpa melukai keabadian.
Henry David Thoreau

Waktu adalah hal paling berharga yang bisa dimanfaatkan seseorang.
Laertius Diogenes

Waktu adalah hal paling berharga dan paling mungkin lenyap dari semua yang kita miliki.
John Randolph

Waktu adalah satu-satunya modal yang dimiliki oleh manusia, dan ia tidak boleh sampai kehilangan waktu.
Thomas Edison

Sampai kita bisa mengatur waktu, kita tidak bisa mengatur hal-hal lain.
Peter F. Drucker

Jangan menunda

Apa yang bisa anda kerjakan kapanpun bisa anda selesaikan dalam waktu singkat.
Peribahasa Skotlandia

Orang bijak mengerjakan sesuatu dengan segera apa yang orang bodoh lakukan pada akhirnya. Kedua-duanya mengerjakan hal yang sama; hanya pada waktu yang berbeda.
Baltasar Gracian

Sebuah tugas berharga yang diselesaikan dengan sukses jauh lebih bernilai dibandingkan dengan ratusan tugas yang baru rampung sebagian.
Malcolm S. Forbes

Berpikir terlalu lama untuk melakukan sesuatu kadang sama artinya tidak melakukan sesuatu.
Eva Young

Satu tahun dari sekarang anda akan berharap anda telah memulai sesuatu pada hari ini.
Karen Lamb

Jalan terbaik untuk menjadi terlambat adalah dengan memiliki banyak waktu.
Leo Kennedy

Sementara kita menunda, kehidupan terus berlangsung.
Seneca

Anda mungkin menunda, namun waktu tidak.
Benjamin Franklin

Jangan tunda hingga besok apa yang bisa anda lakukan hari ini.
Benjamin Franklin

Jangan mencari-cari alasan, andalah yang memegang kendali

Anda tidak akan pernah menemukan waktu untuk segalanya. Jika anda menginginkan waktu, anda harus menyediakannya.
Charles Bruxton

Jangan berkata anda tidak punya cukup waktu. Anda memiliki jumlah waktu yang sama setiap hari dengan waktu yang diberikan pada Helen Keller, Pasteur, Michelangelo, Leonardo da Vinci, Thomas Jefferson, dan Albert Einstein.
H. Jackson Brown

Kabar buruknya adalah waktu berlalu. Kabar baiknya adalah anda yang mengendalikannya.
Michael Altshuler

Waktu merupakan mata uang hidup anda. Waktu adalah satu-satunya mata uang yang anda miliki, dan hanya anda yang bisa menentukan bagaimana anda bisa menghabiskan waktu anda. Berhati-hatilah dalam menggunakannya atau orang lain akan menghabiskan waktu anda.
Carl Sandburg

Saya akan mengikuti kursus manajemen waktu.. segera setelah saya bisa mengatur jadwal saya.
Louis E. Boone

Sebenarnya, orang bisa memilih bagaimana mereka akan menghabiskan waktu mereka; bukanlah waktu yang menjadi masalah namun kemauan.
Sir John Lubbock

Orang-orang yang tidak memanfaatkan waktu mereka dengan baik adalah orang-orang yang mengeluhkan betapa singkatnya waktu yang mereka miliki.
Jean De La Bruyere

Garis pembatas antara kesuksesan dengankegagalan dapat diungkapkan melalui 4 kata: “Saya tidak memiliki waktu.”
Franklin Field


KISAH KEAJAIBAN SEDEKAH

Kisah Inspirasi tentang keajaiban sedekah ini diambil dari kejadian yang terjadi di Jawa Tengah. Kala itu,  Sebuah vespa tengah di engkol oleh seorang laki-laki yang ia adalah pemiliknya. Telah lama di engkol, akan tetapi ternyata tidak menyala juga. Kontan saja ia berfikir  “Wah apa bensinya hasi ya..!”

Sebagaimana kebiasaan para pengendara motor,  ia pun mengecek isi bensin dan benar saja, ternyata bensinya memang mau habis. Setelah di coba kembali untuk distarter, ternyata bisa juga. Kemudian dalam hatinya ia bertanya, “Beli bensi yang duluan atau langsung ke pengajian ya…?” Jika isi bensin dulu, saya harus mutar balik, sedangkan pengajian udah dekat,” Sambil merenung ia berkata dalam hatinya.

 Di tengah kebungunganya, akhirnya ia arahkan vespanya ke arah pengajian. “Ah, nanti saja beli bensinnya setelah dari pengajian” Setelah sampai di pengajian, ia mendengarkan sang kiayi yang berceramah dengan seksama.  Ternyata di pengajian, sang kiayi kebetulan membahas tentang manfaat sedekah atau keajaiban sedekah bagi merek ayang berkenan untuk menyisihkan hartanya.

 “Harta tidak akan berkurang hanya karena sedekah, bahkan harta kita malah akan bertambah, bertambah, bertambah dan bertambah lagi,” Tutur Pak Kyai kepada para hadirin yang ada.

Setelah menerangkan tentang sedekah, Pak Kyai juga membahasa tentang keajaiban Sedekah dan keutamaannya, Ia pun mengajak para hadirin yang ada untuk ikut bersedekah.

Ketika yang lain dengan semangat memberikan uang sedekahnya, di sisi lain,  ternyata Si Bapak yang membahwa vespa tadi juga ingin ikut bersedekah. Akan tetapi uangnya hanya tinggal Rp. 1000 Rupian,

uang seribu rupian pada waktu si Bapak dulu cukup untuk membeli bensin ½ liter.

Dalam hatinya ada bisikan yang memberikan ketakutan kepada si Bapak apakah ia harus mendahulukan keyakinanya akan keajaiban sedekah yang ia dengar dari pak kyai atau motornya yang harus ia isi bensin,

 “Uang kamu buat beli bensin Bang..! Jika di gunakan buat sedekah, nanti buat beli bensin gak ada.”

Kalo nanti motornya mogok gimana? Pastinya harus di dorong, udah malu, capek pula.”

Setelah agak lama merenung dan ragu sebentar, akhirnya si Bapak meluruskan niatnya juga untuk bersedekah. Sebenarnya uang tadi sudah di cabut dari kantongnya. Kontan ia pun berkata,  “Nih uang udah keburu dicabut, masa sih dimasukkah lagi? Dorong motor juga gak bakal lama, lagian gak tiap hari ini, gak masalah lah!”

Akhirnya pengajian yang menyinggung tentang keajaiban sedekah pun beres dan waktu pulang tiba serta si Bapak tadi pulang ke rumahnya. Waktu di perjalanan, Vespa yang ditunggainya berhenti sekitar dua Ratus meter dari tempat pengajian tadi. Ternyata, kekhawatirannya tadi terjadi juga. Bensin motor benar-benar habis.

“Tuh kan..! Tadi juga sudah dibilangin, Jika saja tadi uangnya tidak dipake buat sedekah, Motor tidak usah kamu dorong karena uangnya bisa dipake buat beli bensin.”

Bisikan dari Syetan kembali terbersit dalam hati si Bapak, kali ini agar sibapak yang sudah bersedekah menyesali apa yang ia sedekahkan tadi. Akan tetapi, ternyata si Bapak tidak juga menggubris bisikan tersebut. Akhirnya ia bicara sendiri “Ah mungkin memang udah harus dorong.”

Walaupun begitu, terlihat mata sayu si Bapak berkaca-kaca, kemudian dalam hatinya ia bergumam lagi,  “Ternyata tidak enak ya jadi orang susah itu, kepengen sedekah 1000 saja mesti dorong motor.” Ketika ia mendorong motor sekitar beberapa langkah,  Eh ternyata ada mobil kijang yang berhenti di depannya.

Si Bapak, awalnya tidak menghiraukannya. Akan tetapi, setelah berhenti ternyata mobil itu mundur. “Motornya kok di dorong Mas, Emangnya kenapa?” Wah, ternyata yang mengemudi mobil kiajang tersebut merupakan teman lama si Bapak. Kemudian si Bapak menjawab sambil masih memegang vespanya, “Bensinya abis nih,”

“Oh gitu, ya sudah. Gimana kalo vespanya di pinggirkan dulu saja, lantas ikut aku, kita beli bensinnya dulu. Gimana?”

Setelah sampai di tempat Bensin (pom bensin maksudnya), lantas temannya tadi membeli air minum botol. Setelah air minumnya habis, lantas disilah ia bensin 1 Liter. Subhanalloh, Uang sedekahnya yang tadi hanya cukup buat ½ Liter, kini sudah kembali 2 x lipat. Setelah itu, mereka berdua naik ke mobil dan terjadilah perbincangan hangat. “Kamu beruntung ya..!” Teman si Bapak memulai pembicaraan.

“Untung gimana maksudnya?” “Masih ingat kan? Kita menikah pada tahun yang sama, Tapi ternyata, sampai sekarang saya belum dikaruniai anak. Kalo sampean sudah punya anak tiga. Si Bapak menjawab, “Justru saya kira Situ malah yang lebih beruntung dari saya”. “Situkan punya kijang, kalo saya cuman punya Vespa itupun udah tua”. “Emangnya kamu mau anaknya di tukar sama mobil kijang?”

Di perjalanan menuju motor vespa si Bapak, Mereka berdua banyak ngobrol bercerita tentang pengalaman serta kesusahan-kesusahan yang mereka alami. Singkat cerita, ternyata teman lama si Bapak itu merasa simpati kepada Bapak yang punya pesta tadi. Ketika tiba di tempat si Bapak naro motor Vespanya tadi… “Mas, aku tidak ikut turun ya,”

Ketika si Bapak turun, sang pemilik kijang melihat kantornya dan mengeluarkan sebuah amplop berisi uang. “Oh iya Mas, Saya mau nitip ya. Tolong bilangin ke Istri kamu, doakan kami agar segera punya anak seperti kalian ya..!.” “Jangan dilihat di sini ya.., saya juga belum tahu isinya, itu bonus dari perusahaan”

Setelah sampai di rumah kedianmannya, Si bapak amat terkejut. Ternyata, amplop yang diberikan temannya itu berisi uang Rp. 1.000.000,- (Satu juta Rupian). Artinya Seribu kali lipat dari sedekahnya tadi yang hanya seribu Rupian.

Hikmah dari Kisah Keajaiban Sedekah

Dari kisah ini, hendaknya kita dapat mengambil pelajaran ternyata “Keajaiban Sedekah” itu benar adanya. Tentu saja amat benar pula Firman Allah Ta’ala yang berkenaan dengan sedekah yang dikeluarkan oleh seorang hamba di jalannya. Kisah ini hanya salah satu contoh tentang keajaiban sedekah diantara kisah-kisah yang masih banyak. Allah membalas orang yang bersedekah berkali-kali lipat dari apa yang ia berikan baik di dunia maupun di akherat kelak dan balasa di akherat tentu akan jauh lebih besar lagi.

Demikian artikel tentang keajaiban sedekah ini, semoga dapat memberikan ispirasi untuk kita semua Untuk selalu semangat mengeluarkan harta sedekah yang kita miliki.


SIBUTA DAN PELITA

Cerita inspiratif – Jadilah Pelita

Pada suatu malam, seorang buta berpamitan pulang dari rumah sahabatnya. Sang sahabat membekalinya dengan sebuah lentera pelita.

Orang buta itu terbahak berkata: “Buat apa saya bawa pelita? Kan sama saja buat saya! Saya bisa pulang kok.”

Dengan lembut sahabatnya menjawab, “Ini agar orang lain bisa melihat kamu, biar mereka tidak menabrakmu.”

Akhirnya orang buta itu setuju untuk membawa pelita tersebut. Tak berapa lama, dalam perjalanan, seorang pejalan menabrak si buta.

Dalam kagetnya, ia mengomel, “Hei, kamu kan punya mata! Beri jalan buat orang buta dong!”

Tanpa berbalas sapa, mereka pun saling berlalu.

Lebih lanjut, seorang pejalan lainnya menabrak si buta.

Kali ini si buta bertambah marah, “Apa kamu buta? Tidak bisa lihat ya? Aku bawa pelita ini supaya kamu bisa lihat!”

Pejalan itu menukas, “Kamu yang buta! Apa kamu tidak lihat, pelitamu sudah padam!”

Si buta tertegun..

Menyadari situasi itu, penabraknya meminta maaf, “Oh, maaf, sayalah yang ‘buta’, saya tidak melihat bahwa Anda adalah orang buta.”

Si buta tersipu menjawab, “Tidak apa-apa, maafkan saya juga atas kata-kata kasar saya.”

Dengan tulus, si penabrak membantu menyalakan kembali pelita yang dibawa si buta. Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.

Dalam perjalanan selanjutnya, ada lagi pejalan yang menabrak orang buta kita.

Kali ini, si buta lebih berhati-hati, dia bertanya dengan santun, “Maaf, apakah pelita saya padam?”

Penabraknya menjawab, “Lho, saya justru mau menanyakan hal yang sama.”

Senyap sejenak.

secara berbarengan mereka bertanya, “Apakah Anda orang buta?”

Secara serempak pun mereka menjawab, “Iya.,” sembari meledak dalam tawa.

Mereka pun berupaya saling membantu menemukan kembali pelita mereka yang berjatuhan sehabis bertabrakan.

Pada waktu itu juga, seseorang lewat. Dalam keremangan malam, nyaris saja ia menubruk kedua orang yang sedang mencari-cari pelita tersebut. Ia pun berlalu, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah orang buta.

Timbul pikiran dalam benak orang ini, “Rasanya saya perlu membawa pelita juga, jadi saya bisa melihat jalan dengan lebih baik, orang lain juga bisa ikut melihat jalan mereka.”

Pelita melambangkan terang kebijaksanaan. Membawa pelita berarti menjalankan kebijaksanaan dalam hidup. Pelita, sama halnya dengan kebijaksanaan, melindungi kita dan pihak lain dari berbagai aral rintangan (tabrakan!).

Si buta pertama mewakili mereka yang terselubungi kegelapan batin, keangkuhan, kebebalan, ego, dan kemarahan. Selalu menunjuk ke arah orang lain, tidak sadar bahwa lebih banyak jarinya yang menunjuk ke arah dirinya sendiri. Dalam perjalanan “pulang”, ia belajar menjadi bijak melalui peristiwa demi peristiwa yang dialaminya. Ia menjadi lebih rendah hati karena menyadari kebutaannya dan dengan adanya belas kasih dari pihak lain. Ia juga belajar menjadi pemaaf.

Penabrak pertama mewakili orang-orang pada umumnya, yang kurang kesadaran, yang kurang peduli. Kadang, mereka memilih untuk “membuta” walaupun mereka bisa melihat.

Penabrak kedua mewakili mereka yang seolah bertentangan dengan kita, yang sebetulnya menunjukkan kekeliruan kita, sengaja atau tidak sengaja. Mereka bisa menjadi guru-guru terbaik kita. Tak seorang pun yang mau jadi buta, sudah selayaknya kita saling memaklumi dan saling membantu.

Orang buta kedua mewakili mereka yang sama-sama gelap batin dengan kita. Betapa sulitnya menyalakan pelita kalau kita bahkan tidak bisa melihat pelitanya. Orang buta sulit menuntun orang buta lainnya. Itulah pentingnya untuk terus belajar agar kita menjadi makin melek, semakin bijaksana.

Orang terakhir yang lewat mewakili mereka yang cukup sadar akan pentingnya memiliki pelita kebijaksanaan.

Sudahkah kita sulut pelita dalam diri kita masing-masing? Jika sudah, apakah nyalanya masih terang, atau bahkan nyaris padam? JADILAH PELITA, bagi diri kita sendiri dan sekitar kita.

Sebuah pepatah berusia 25 abad mengatakan: Sejuta pelita dapat dinyalakan dari sebuah pelita, dan nyala pelita pertama tidak akan meredup. Pelita kebijaksanaan pun, tak kan pernah habis terbagi.

Bila mata tanpa penghalang, hasilnya adalah penglihatan. Jika telinga tanpa penghalang, hasilnya adalah pendengaran. Hidung yang tanpa penghalang membuahkan penciuman. Fikiran yang tanpa penghalang hasilnya adalah kebijaksanaan.